Display UKM Salam UI 2016

Masih tentang OKK UI 2016. Ini adalah video display UKM Salam UI 2016. Tahun lalu aku ada di salah satu barisan itu. Sekarang agak sedih karena tahun ini aku ngga ada disana😥 ngga menyapa mahasiswa baru 2016 dengan takbir di ruangan terfavorit di UI, Balairung.

DIsplay UKM Salam UI buat aku selalu jadi momen yang bersejarah. Mungkin karena setiap tahunnya ada orasi dari ketua Salam UI. Ah iya. Disana juga nuansa persaudaraan Islam antar fakultasnya berasa banget. Seru deh pokoknya😀

Bertumbuhlah, Berkembanglah

.. lah lamo awak indak basua jo wordpress ni. taragak lah den..

Bismillahirrahmanirrahiim

Sedikit intro berupa curhatan dalam bahasa Minang yang dimaksudkan untuk mengutarakan rasa kangen yang banget banget sama blog. Akhir-akhir ini jarang nulis. Tapi bismillah semoga kedepannya bisa rajin nulis lagi yeaaay.

Sekarang itu lagi ngehits banget sama yang namanya OKK UI. Aku tertarik buat jadi mentor yang notabene baru tahun ini dibikin ada mentor. Hm jadi inget kampus tosca di seberang sana yang udah dari lama pake mentor di ospek universitasnya. Lalu kenapa UI baru pake mentor? Aku sendiri juga belum tau kenapa. Tapi yang jelas, mentor dimaksudkan untuk menghidupkan kembali ruh pergerakan mahasiswa yang dikhawatirkan lesu dimakan zaman Tapi selama masih ada orang-orang yang memiliki hati yang tulus, pikiran yang lurus, serta tangan dan kaki yang ringan untuk digerakkan dalam kebaikan, maka insyaa Allah ruh pergerakan tersebut tidak akan pernah mati. Karena sejatinya tujuan dari pergerakan adalah untuk menciptakan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Aku sendiri bukan seseorang yang terlihat berada di garda terdepan dalam aksi turun ke jalan atau bakti sosial masyarakat. Namun aku mengagumi dan mendukung mereka yang menghibahkan tenaga dan pikirannya untuk itu, agar setidaknya aku berada di barisan mereka juga.

Tentu bukan perkara yang gampang untuk mentransfer idealisme dan semangat tersebut kepada adik-adik kami, mahasiswa baru 2016. Tapi, melalui mentor OKK ini saya merasakan bahwa usaha mentransfer hal tersebut tidak sia-sia. Saya bertemu dengan 15 orang mahasiswa baru dengan bermacam-macam latar belakang dan sifat yang unik. Mereka adalah para mutiara Indonesia, sebuah sebutan spesial dari OKK UI untuk mahasiswa UI 2016. Maka untuk mutiara-mutiara itu, tak apalah kami sampaikan idealisme dan cita-cita kami sebagai insan akademis yang setinggi-tingginya. Bahwa berkuliah itu bukan hanya tentang diri sendiri, tapi juga tentang berkontribusi kepada masyarakat. Mungkin secara ringkasnya, harusnya setiap mahasiswa melaksanakan tridharma perguruan tinggi.

 

Ah, aku sendiri juga masih berusaha untuk mewujudkan tridharma tersebut. Bahkan orang yang pertama kali tertampar keras dengan muatan mentoring OKK UI sebetulnya adalah diriku sendiri. Banyak to-do list mimpi-mimpi yang masih perlu diperjuangkan. Setelah sesi mentoring, aku justru ikut merasa tercerahkan dan semangat kembali full. Kadang memang idealisme dan cita-cita bisa menguap dengan rutinitas hidup yang biasa saja. Padahal sejatinya kita tidak dilahirkan untuk menjadi biasa-biasa saja. Setiap dari diri kita adalah spesial. Tugas selanjutnya adalah mengasah diri kita agar spesialisasi tersebut meningkat menjadi taraf profesional. Tentu saja agar dapat bermanfaat bagi orang lain.

Maka, aku menyimpulkan bahwa menjadi mentor adalah pengalaman yang luar biasa. Menjadi mentor adalah gabungan dari seni berinteraksi, seni memahami orang lain, dan tentu saja seni menyampaikan idealisme dan cita-cita dengan penyampaian yang ringan. Dan mungkin ditambah dengan seni memupuk cita-cita dan harapan pada orang lain. Agar kelak ia dapat bertumbuh menjadi seseorang yang teduh dan bermanfaat bagi sekelilingnya.

Tumbuh dan berkembanglah, para mutiara Indonesia🙂

When brotherhood hits meaning

Understanding people in their whole frame & their own shoes are probably the hardest thing for a brother throughout another. Ask Allah ta’ala to make you become a good brother. Good thing never comes but because of Allah wills. Especialy a good manner.

A good manner is like a river that flows from the sea, that is the heart.

yaa Allah..

unnamed

Di ambang realita kehidupan, bukankah setiap dari kita adalah seorang Ibrahim?

Mendapatkan ujian “kehilangan” dalam beberapa fase kehidupan

Merasakan kehilangan, melepaskan sesuatu paling berharga dalam hidup

Mungkin dapat berupa kehilangan orang terdekat, harta benda, lingkungan nyaman

Atau jangan-jangan, bisa saja berupa penafikan atas hal-hal yang kita inginkan di dunia

Sehingga kesabaran menjadi sesuatu yang paling berat untuk dipikul

Namun, hei

Bukankah dunia hanya tempat pengujian seorang hamba oleh Tuhannya, Allah ‘azza wa jalla?

Bukankah segala ujian tersebut bersifat sementara?

Toh nanti kesabaran akan menunjukan wujudnya berupa rahmat dan berkah yang tiada habisnya

Yang diiringi dengan kesempurnaan iman

Keimanan sejati yang hanya bergantung dan beharap kepada Allah subhanahu wa ta’ala

Karena demi Dzat yang Jiwaku Digenggam Oleh-Nya, apalah tujuan lain dari kehidupan selain kesempurnaan iman?

Dan kurasa kita –ummatnya- telah sepakat untuk bercita-cita untuk minum dari telaga Al-Kautsar bersama Rasulullah Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam

Maka bersabarlah, karena nikmat Allah ‘azza wa jalla kepada hambanya akan disempurnakan di surga nanti

Yang aku tau, tugas manusia saat ini adalah beribadah dan menjadi sebaik-baik hamba

Hingga cinta kepada Allah dan Rasulnya (shalallahu ‘alaihi wa salam) menjadi perkara paling penting di setiap jejak langkah

حدثنا أبو اليمان قال: أخبرنا شعيب قال: حدثنا أبو الزناد، عن الأعرج، عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال:
(فوالذي نفسي بيده، لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده وولده)

It was related from Abu Hurayra, may Allah be pleased with him, that the Prophet, may Allah bless him and grant him peace, said, “By the One who has my life in His hand, none of you will believe until he loves me more than his father and his children.”

Selamat memaknai Idul Adha 1436 H

Selamat berikhtiar menjadi seorang hamba!

ps: Semoga domba kecil di atas dapat menjadi awal cerita ukhuwah Moslem Association of Public Health 2014!

hai dik adik

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Setahun yang lalu, walau tak persis tanggal berapa, adalah hari dimana aku menjadi seorang mahasiswa baru yang menyaksikan pertunjukan display UKM UI. Saat itu aku begitu terkesima dengan penampilan UKM Salam UI.

Kemarin, 19 dan 20 agustus 2015, aku diberikan kesempatan untuk menjadi dari bagian tim display tersebut. Tak pernah kukira sebelumnya dapat menjadi bagian dari orang-orang yang menampilkan pertunjukan di Balairung di hadapan para mahasiswa baru 2015. Balairung riuh rendah. Seluruh tim UKM mempersiapkan usaha terbaiknya. Kami para akhwat diamanahkan untuk membentuk formasi dengan puzzle-puzzle yang membentuk smileys dan ucapan “Selamat Datang Para Pemuda”.  Diiringi dengan formasi panji-panji lembaga dakwah se-UI, kami berusaha menampilkan persembahan terbaik.

Pertunjukan berlalu. Diikuti dengan pertunjukan-pertunjukan lainnya. Namun ada satu hal yang tertinggal di ruangan itu. Yaitu harapan besar kami terhadap angkatan 2015.

Adik-adik, andaikan kalian tau bahwa simbol ucapan selamat datang kami bukan hanya seremonial. Melainkan sebuah sambutan hangat untuk sebuah perjalanan baru, dan kalian diajak untuk ikut serta. Menjadi bagian dari keluarga besar muslim se-UI. Juga tentang simbol senyuman itu. Dengan senyuman, seluruh urusan menjadi sederhana, mencairkan ikatan yang beku, meruntuhkan tembok-tembok antara manusia. Dan seluruh hal itu akan menjadi indah apabila kita berjuang dan melakukan kebaikan karena Allah SWT. Hal apa yang lebih menyenangkan daripada menjalankan ketaatan bersama-sama?

Karena keilmuan semata tidak akan pernah cukup tanpa adanya cahaya Islam disana. Maka, mari kita nyalakan cahaya Islam agar Allah SWT mencurahkan berkahnya diatas kita semua.

Semoga Allah SWT mempertemukan kita kembali dengan senyuman yang sama, dalam ikatan ketaatan dan ketaqwaan🙂

1

PARADE TAUHID

BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIIM

Tanggal 16 Agustus 2015 yang lalu, berbagai jajaran ormas Islam serentak mengadakan acara Parade Tauhid di daerah Senayan. Kegiatan tersebut diisi dengan orasi di Gelora Bung Karno, kemudian dilanjutkan dengan pawai dari stadion hingga Bundaran HI. Dengan massa yang kurang lebih mencapai 300.000 orang, Parade Tauhid sukses menghujani kota Jakarta dengan kalimat paling agung sealam semesta.

لا إله إلا الله محمد رسول الله

Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah

Kala itu, aku melihat kekuatan muslimin di Indonesia yang sesungguhnya. Berbagai ormas beriringan bersama, tanpa ada perbedaan pemberian label tertentu. Kurasa itu lebih baik. Asalkan sesama ahlussunnah wal jama’ah, maka berjama’ah lebih disukai Allah SWT. Karena Islam Pengaplikasian Islam di pemerintahan adalah cita-cita yang begitu ingin diwujudkan.

DSC_0714 DSC_0716

Ada beberapa hal menarik yang aku temukan selama Parade Tauhid berlangsung :3

  1. Border kalimat tauhid sepanjang 3 km! Iya bro, sis. Pada tau kan kalo ada aksi biasanya ada border di sebelah kiri atau kanan trus mereka memegang spanduk sebagai pembatas massa mereka dan sekalian sebagai media propaganda. Nah, di Parade Tauhid ini bordernya adalah kalimat tauhid sepanjang 3 km. Keren banget deh.
  2. Bebek ikut parade. Ahahaha yang ini kocak. Pas lagi arah menuju GBK lagi, aku liat ada bebek sendirian ikutan jalan. Ternyata, kata tanteku dia sengaja dibawa tuannya yang ada di belakang si bebek itu dan dia kayaknya full ikutan march dari GBK deh:/ bebeknya strong.
  3. Bersih tak ada sampah. Setelah parade selesai, insyaa Allah dapat dipastikan Senayan tetap bersih seperti sedia kala. Karena dari awal sudah diwanti-wanti untuk membawa kantong plastik sendiri apabila ingin membuang sampah.
  4. Shalat Dzuhur berjama’ah. Saat kembali ke GBK, diadakan shalat Dzuhur berjama’ah. Namun sayangnya aku tidak sempat ikut karena sebelum Dzuhur sudah mobilisasi pulang. Padahal, melihat jama’ah shalat yang begitu banyak pastilah akan menggetarkan hati.

Sekian liputan personal dari saya hahaha. Semoga dapat menginspirasi bagi sesama untuk menghidupkan cahaya Islam di Indonesia🙂